Jujur, ketika membayangkan rangakaian kolom yang akan kami hadirkan, terdapat banyak sekali pertimbangan. Hal ini bukan serta merta berangkat dari rasa kebingungan, akan tetapi karena kami melihat banyak sekali topik umum hingga pembicaraan yang partikular mengenai fotografi dan arena kontestasinya. Akhirnya, kami menentukan beberapa kolom yang sekiranya dapat menavigasi serangkaian topik-topik yang akan bersama-sama kita bedah dan perbincangkan.
Kolom yang terdapat di Fotodemia akan terbagi menjadi 4 (tiga) kategori yakni Esai, Ulasan, Artikel, dan Takarir. Keempatnya dipilih karena masing-masing kolom memiliki kategorisasi atau karakteristik. Apabila ia diilihat sebagai satu keutuhan, kita akan melihat fotografi dari setiap sisi secara multidimensional.
Berikut gambaran mengenai keempat kolom yang disajikan oleh Fotodemia:
Esai
Kami membayangkan kolom ini sebagai ruang dalam membedah dan menganalisa berbagai subjek masalah, peristiwa, dan isu yang mengitari objek material fotografi. Layaknya esai pada umumnya, output dari kolom ini diharapkan menelisik kontekstualisasi fotografi terhadap lapisan-lapisan perspektif sosial, sejarah, budaya dan disiplin lainnya.
Ulasan
Berbeda dengan esai, kolom ini memiliki fokus dalam mengulas karya, pameran, buku foto, photozine, hingga happening art. Outputnya adalah menghadirkan penilaian, catatan evaluatif, atau semacam kritik seni. Dengan tujuan dapat menjembatani apresiasi yang membantu pembaca memahami nilai-nilai yang ditonjolkan dalam karya fotografi.
Artikel
Kolom ini diproyeksikan sebagai ruang informasi yang lugas, faktual, dan kiwari seputar dunia fotografi. Output yang diharapkan melalui kolom ini ialah mampu mengajak pembaca untuk mengetahui dan memahami tren fotografi maupun fenomena estetiknya terkini.
Takarir
Fotografi tidak pernah berdiri sendiri; keberadaan aspek yang melatarbelakanginya tak luput juga untuk mempertegas makna dan wacananya. Kolom “Takarir” diorientasikan untuk menyajikan cerita dari teman-teman fotografer mengenai proyek artistiknya. Dalam artian, melalui kolom ini bertujuan untuk mendekatkan pembaca mengenai praktik dibalik hingga didepan “layar” dari proyek-proyek artistik para fotografer.
Kolom-kolom yang kita hadirkan tentu saja sangat terbuka untuk direspon oleh teman-teman sekalian. Bagaimanapun, praktik serta aktivitas fotografi tentunya terus hidup apabila ia terus dibicarakan dan tak lupa juga dialirkan lewat tulisan.
Fotodemia tidak akan lengkap tanpa ceritamu. Kami mengundang para fotografer, penulis, penikmat visual, dan siapa saja yang percaya bahwa fotografi perlu terus dibicarakan. Fotografi butuh lebih banyak sudut pandang, dan suaramu adalah salah satu yang kami tunggu.
Mari urun rembuk dan salurkan energi kreatifmu lewat tulisan. Jangan sungkan untuk mengirimkan esai, ulasan, artikel, atau takarir proyek fotomu di Fotodemia!
Apabila teman-teman tertarik mengirim tulisan, klik disini untuk mengetahui panduan mengirim tulisan, Terima kasih.
